Pendidikan Perspektif Global

Pengertian

Pend.Perspektif Global:

Perspektif : pandangan, wawasan, tinjauan

Global            : Globe, bumi, jagat raya,

Perspektif global :

-Pola berfikir dan berwawasan yang mendunia, menjagat, universal.

-Cara pandang yang melihat bahwa dunia adalah satu kesatuan yang utuh, dimana setiap manusia dan bangsa-bangsa saling ketergantungan dan saling mempenga-ruhi dalam menjaga keseimbangan dan kelestariannya

Pengertian

Globalisasi:

Proses transformasi yang mendorong segala aktifitas manusia ke dalam kehidupan global

Pendidikan  Perspektif Global:

Pendidikan yang membekali wawasan global untuk membekali siswa memasuki era globalisasi.

Siswa mampu bertindak lokal dengan dilandasi wawasan global.————àthink globally, act locally.

KEKUATAN-KEKUATAN YANG MENDORONG PROSES GLOBALISASI

  1. Proses industrialisasi dan teknologi
  2. Kemajuan komunikasi dan informasi serta transportasi
  3. Pekerjaan dan imigrasi
  4. Efek polusi terhadap kehidupan manusia
  5. Persaingan dan perdagangan senjata
  6. Kebudayaan, konsumsi dan media massa

SEJARAH MUNCULNYA PPG

Tahun 1950-an: AS berusaha memikirkan kepen-tingan nasionalnya.

Tahun 1970-an: di AS masih pro kontra tentang pentingnya pend.perspektif global.

misalnya: apa tujuannya?, apa materinya?, bagaimana menyampaikannya?, dll.

Ada 4 kelompok kepentingan di AS:

  1. Merkantilisme baru (kepentingan nasional AS)
  2. Reformis (bangsa-bangsa saling bekerjasama)
  3. Utopian Kiri (dunia diatur dg sistim sosialis)
  4. Ultra Konservatif (AS menjadi pusat ekonomi, politik, IPTEK, budaya dll)

TUJUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF GLOBAL

  1. Mengembangkan pengertian keberadaan mereka membentuk masyarakat
  2. bahwa mereka merupakan anggota masy. manusia
  3. bahwa mereka adalah penghuni planet bumi, dan kehidupannya tergantung pada planet bumi tersebut
  4. bahwa mereka adalah partisipan atau pelaku aktif dalam masyarakat global
  5. Mendidik siswa agar mampu hidup secara bijaksana dan bertanggung jawab, sbg individu, umat manusia, penghuni planet bumi, dan sbg anggota masy. global

ISTILAH-ISTILAH PPG

  • Global Education
  • Global Perspectives in Education
  • Education for Global Perspective
  • International Education
  • World Studies

HAKEKAT PPG

  • Pendidikan internasional
  • Pendidikan yang berwawasan global

PPG menekankan pada:

    1. Kesadaran thd perspektif global
    2. Memahami sistim-sistim global
    3. Sejarah globalisasi
    4. Saling pengertian terhadap budaya bangsa lain

Pokok-Pokok Pikiran PPG

  1. Terjadi peningkatan globalisasi
  2. Aktor/pelaku interaksi tingkatan dunia bukan hanya negara tetapi perseorangan, kelompok lokal, organisasi
  3. Kehidupan umat manusia tergantung pada satu lingkungan fisik dunia
  4. Ada saling keterkaitan aktifitas manusia di bidang ekonomi, politik, budaya dll.
  5. Terjadinya globalisasi yang melibatkan seluruh umat manusia, yg menuntut peran masing-masing

Fenomena Globalisasi

Kemajuan tekonologi komunikasi dan transportasi, berdampak……

…dunia semakin sempit…

…dunia menjadi desa besar / the big village

…batas negara terjadi borderless

…interaksi antar bangsa semakin intensif…

…interaksi individu lintas negara…

…universalisasi segala aspek kehidupan…

Fenomena di atas mengarah globalisasi.

Mengapa PPG masuk kajian IPS?

KARENA:

    1. Berakar pd ilmu-ilmu sosial, seperti: ekonomi, politik, budaya, sejarah dll
    2. Berkembang pada kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya
    3. Untuk menumbuhkan kesadaran ber-partisipasi aktif dalam kehidupan global “ THINK GLOBALLY,  ACT LOCALLY”

Kemajuan komunikasi & transportasi, menyebabkan: dunia semakin sempit, batas negara menjadi buram, proses universalisasi melanda berbagai aspek kehidupan

MENGAPA PPG MASUK KURIKULUM ?

KARENA:

  1. Bangsa Indonesia harus memMENGAPA
    PPG MASUK KURIKULUM ?
  2. persiapkan siswa memasuki era globalisasi yang penuh dg tantangan dan persaingan
  3. Perkembangan jaman semakin cepat, sehingga perlu di antisipasi sejak dini.
  4. Jalur pendidikan, merupakan media yang efektif dalam membentuk generasi muda.

DIMENSI-DIMENSI PPG

  1. Perspective conciousness, kesadaran & penghargaan thd perbedaan
  2. States of Planet Awareness, pengertian  thd isue-isue dan peristiwa global
  3. Cross-cultural awareness, budaya yg berbeda tetapi ada kesamaannya
  4. Systemic awareness, mengenal kompleksnya sistim-sistim internasional
  5. Option for Participation, mengetahui dan mampu berpartisipasi thd isu-isu lokal, nasional dan internasional

RUANG LINGKUP PPG

  1. Studi tentang peristiwa, masalah dan isu yang melintas batas nasional,
  2. keterkaitan dalam sistim ekonomi, poli-tik, budaya, teknologi dan lingkungan
  3. Peningkatan pengertian terhadap budaya bangsa lain, sehingga mampu bertoleransi terhadap budaya lain atau mampu ber-empati .

PENTINGNYA VISI GLOBAL

  1. Untuk memberi wawasan, agar mampu bersaing dan ikut berlaga di era global
  2. Mampu mengangkat kekuatan lokal dan sektoral guna menunjang kekuatan nasional untuk bersaing di pasar global

MENGAPA VISI GLOBAL MUNCUL?

  1. Keterkaitan pengusaha besar dan kecil, tidak kuat.
  2. Sistim klonglomerasi yg menguasai hulu-hilir tidak mampu bersaing di pasar global

VISI PENDIDIKAN

Mengarah pada:

  1. Mengacu pada perubahan untuk mengantisipasi tantangan masa depan
  2. Diperlukan antisipasif yg tepat dalam mengantisipasi tantangan masa depan
  3. Langkah perbaikan harus cepat, terutama dalam menyiapkan SDM untuk memasuki era global
  4. Implementasi Link & match (CTL)
  5. Meningkatkan martabat guru
  6. Menggugah kesadaran masy terhadap pendidikan

TANTANGAN MASA DEPAN

1. Sumber Daya Manusia (SDM)

  • Secara umum masih rendah
  • SDM belum menguasai teknologi
  • SDM belum kompetetif
  • Padalah, SDM lebih unggul daripada SDA

2. Penjajahan model baru—àNeokolonialisme

  • Penguasaan IPTEK sering digunakan untuk menjajah bangsa lain,
  • Mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya
  • Mempengaruhi aspek kehidupan lain: politik, sosial, budaya

TANTANGAN BERAT

Yang harus dihadapi, di era global, disebabkan 3 faktor:

  1. Terjadi pergeseran nilai, yg merobohkan kemapanan struktur nilai dlm masyarakat. Misalnya: pergaulan bebas, sopan santun, dll.
  2. Perubahan nilai, yg diperlukan untuk pembangunan. Misalnya: erosi nilai, budaya, moral
  3. Perubahan nilai yang tidak sengaja terjadi karena transfer teknologi, atau DOWN TRICLE EFFECT.

PEMBINAAN SDM DALAM MENYONGSONG ERA GLOBAL

ERA GLOBAL DITANDAI OLEH:

  1. Peningkatan komunikasi & Transpor-tasi yg tinggi, berdampak:

-dunia semakin tarnsparan

-Batas wilayah negara semakin buram

-Mobilitas individu semakin tinggi

2. Kemajuan IPTEK berdampak: persaing-an, semakin ketat melanda di berbagai sektor

PEMBINAAN SDM DALAM MENYONGSONG ERA GLOBAL

ERA GLOBAL DITANDAI OLEH:

  1. Peningkatan komunikasi & Transpor-tasi yg tinggi, berdampak:

-dunia semakin tarnsparan

-Batas wilayah negara semakin buram

-Mobilitas individu semakin tinggi

2. Kemajuan IPTEK berdampak: persaing-an, semakin ketat melanda di berbagai sektor

3. Perubahan Tata Nilai:

-Gaya hidup dan budaya global, sulit untuk dibendung

-Konsumerisme

-Pergaulan bebas

-Narkoba

-dll

YANG DIHARAPKAN

1. SDM yg profesional

-Menguasai, memanfaatkan dan mengem-bangkan teknologi. Misalnya komputer

-          Mampu mengadaptasi diri pada liberali-sasi dan investasi

-          Mampu memproduksi barang/jasa yg kompetetif

2. SDM yg manusiawi

-Memiliki kepribadian

-Berwawasan regional, nasional, global

-Cinta nilai budaya bangsa

-Komitmen thd nilai kemanusiaan dan tanggung jawab thd lingkungan

PENDEKATAN PENDIDIKAN

1. High Tech

-Mengembangkan koqnisi & skill yg tinggi  seperti: menguasai IPTEK dan terampiL memanfaatkan teknologi.

2. High Touch

-Mengembangkan manusia yg manusiawi

seperti: mengembangkan potensi kemanusiaan

yg mendasar, contoh: taqwa, toleransi, saling menghormati

GAYA HIDUP BEBERAPA ABAD YANG LALU

  • Mengisolasi diri, terhadap kehidup-an luar negaranya
  • Akibatnya: wabah penyakit, konflik etnis, bencana alam, hanya akan mempengaruhi bangsanya sendiri, dan ditanggung sendiri, sehingga populasi manusia seimbang.

GAYA HIDUP MASA KINI

  • Tidak bisa hidup menyendiri
  • Semakin meningkat saling ketergantung-an di berbagai bidang (teknologi, ekono-mi, politik, budaya yg sifatnya global)
  • Maka, siswa perlu dibekali pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk ber-partisipasi aktif sebagai warga dunia.
  • Misalnya: dengan “berfikir global walaupun bertindak secara lokal”

KURIKULUM PERLU MEMUAT PARADIGMA SISTIM DUNIA:

  1. Umat manusia seluruh dunia, baik secara biologis, historis, dan budaya, merupakan spesies yang saling berkaitan satu sama lain.
  2. Planet bumi ini, merupakan sebuah  ekosistim global.
  3. Tatanan sosial global menjadi dasar organisasi ekologi dan sosial manusia
  4. Setiap anggota spesies manusia punya tanggung jawab berpartisipasi dalam tata sosial dunia ini

INTERAKSI ANTAR BANGSA

  • Dekolonisasi, menjadikan semakin ber-tambah jumlah negara (197)
  • Setiap negara memiliki perbedaan yg khas, (bahasa, ras, etnis, budaya dll)
  • Perbedaan kondisi sosial ekonomi dan budaya mempolarisasi dunia menjadi: kelompok negara maju/kaya, negara berkembang, dan negara terbelakang.
  • Akibatnya: interaksi antar negara kurang lancar, dan saling mencurigai.

METAFORA: UTARA – SELATAN

Belahan utara:

  • Penduduk sedikit, modern, berkualitas
  • Kaya,
  • Mengendalikan dunia.
  • Bekas penjajah

Belahan selatan:

  • Padat, kumuh, kurang berkualitas
  • Miskin
  • Terbelakang
  • Bekas daerah jajahan

ERA GLOBALISASI:

  • Perlu mempelajari negara lain, agar saling memahami budaya dan saling interaksi
  • Prinsip interaksi, bukan karena negara besar atau negara kecil, tetapi saling membutuhkan
  • Karena di PBB, satu negara punya satu suara dalam keputusannya.
  • Jadi kerjasama perlu dikembangkan dengan saling menguntungkan dan saling menghormati.

INTERAKSI PERLU DIJALIN:

  • Dengan saling memahami budayanya
  • Saling menguntungkan
  • Saling menjaga perdamaian dunia
  • Tidak saling mengancam
  • Tidak membahayakan perdamaian dunia
  • Tidak mengancam satu negara tertentu

PERAN NEGARA BESAR:

  • Perlu memahami kebutuhan negara terbelakang
  • Ikut bertanggung jawab terhadap pemberantasan kemiskinan
  • Pada umumnya, bekas penjajah, sehingga perlu membantu menciptakan kesejahteraan bersama
  • Mempelopori dalam menggalang kerjasama yg saling menguntungkan

UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN BERSAMA

Menggalang kerjasama yg saling menguntungkan, dan saling menghormati masing-masing budaya bangsanya.

SALING MEMPENGARUHI:

Setiap bangsa pasti punya peran dalam menjaga kesimbangan ekosistim dunia.

Keseimbangan ekosistim planet bumi merupakan tanggung jawab bersama umat manusia di dunia.

NEGARA BERKEMBANG

  • Perlu bekerja keras untuk mengejar ketertinggalannya.
  • Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan bangsa lain, terutama negara maju
  • Ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian ekologi planet bumi

NEGARA TERBELAKANG

  • Harus lebih berupaya meng-upayakan kesejahteraannya
  • Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan deng-an negara lain, terutama negara sepaham atau se kawasan
  • Belajar banyak pada negara yang lebih maju.

ASPEK GLOBALISASI :

Ekonomi, Politik, Budaya, Sosial, pertahanan. dll.

Interaksi, didasari:

Saling memahami budaya  Dan saling menguntung-kan, serta mempengaruhi bersama

SALING MEMPENGARUHI :

Antar bangsa-bangsa di dunia.

Manfaatnya :

1. Saling mengenal

2. Saling bekerjasama

3. Menjaga perdamaian dunia.

PERMASALAHAN GLOBAL

  1. Masalah pokok:

a. Bahan makanan

b. Penduduk

c. Energi

d. Polusi udara, air, tanah

e. Aneka hayati

  • PERMASALAHAN GLOBAL

2. Masalah Sosial:

a. Budaya global

b. Politik dunia

c. Degradasi lingkungan

d. Penyakit menular

e. Migrasi dunia

MASALAH BAHAN MAKANAN

Pangan:—kebutuhan pokok manusia

—menyangkut kelangsungan hidup

Masalah penting, karena:

  • Terbatas
  • Kekurangan gizi
  • Mati kelaparan

Isu masalah pangan, terkait:

  1. Kebutuhan obyektif
  2. Permintaan efektif
  3. Kendala peningkatan produksi
  • MASALAH BAHAN MAKANAN

Permasalahan di negara berkembang:

1. Produksi merosot

2. Lahan berkurang

3. Semakin bergantung pd negara maju (susu, daging, gandum dll)

Negara maju:

  1. Berlebihan sampai 30% dari kebutuhan
  2. Banyak menikmati sumber alam
  3. Menikmati pangan berkualitas
  4. Mengatur produksi pangan dunia

Contoh: AS, pangan disediakan 15% WN

MASALAH MAKANAN

Teori Thomas Robert Malthus: (1798)

  • Pertumbuhan penduduk=deret ukur
  • Pertumbuhan pangan    =deret hitung
  • Kondisi ini tdk seimbang, muncul bencana kelaparan, kurang gizi dll

Semakin sempit lahan, bencana kekeringan semakin mengurangi produksi pangan.

MASALAH PENDUDUK

Pesatnya pertumbuhan penduduk:

  • Kemajuan ilmu kedokteran

-sarana kesehatan

-kesadaran masy. untuk hidup sehat

-harapan hidup meningkat

  • Meningkatnya sosial ekonomi

-makanan bergizi

-kemakmuran memperpanjang usia

MASALAH PENDUDUK

Dampak pesatnya pertumbuhan penduduk:

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Lapangan pekerjaan
  • Ketertiban dan keamanan
  • Berbagai kebutuhan: pangan, air, energi, dll, yang berdampak punahnya aneka hayati.

MASALAH PENDUDUK

Meningkatnya kemakmuran, berdampak:

  • Exploitasi sumber bahan mentah
  • Permintaan melampoi penawaran
  • Daya dukung ekosistim tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia
  • Akibatnya: muncul berbagai krisis, seperti ekonomi, sosial, politik dll.
  • MASALAH ENERGI

Energi: sumber kehidupan yg penting

Sifat sumber energi:

a. Non renewable: tambang, dll

b. Renewable       : hutan produksi dll

Konservasi:

Upaya untuk melestarikan lingkungan hidup dan kesejahteraan manusia

MASALAH ENERGI

Energi Penting bagi manusia:

1.Sumber kehidupan

2.Makanan menghasilkan energi

3.Energi kekuatan untuk bekerja

4.Energi bisa berubaha bentuk

5.Manusia berupaya menemukan energi baru

6. Konsumsi energi merusak lingkungan

7.Standar hidup tergantung energi

8.Pemakaian energi —-à teknologi dan budaya

9. Perkembangan ekonomi terkait dng energi

10.Penemuan energi baru—-àperubahan sosial

11.Distribusi energi belum merata

MILLENIUM DEVELOPMENT GOALS (MDG) 2015

  1. Pemberantasan kemiskinan dan kelaparan
  2. Pendidikan dasar yang universal
  3. Kesetaraan gender
  4. Pemberantasan kematian bayi/anak
  5. Pemberantasan HIV/AIDS, malaria, dll
  6. Menjamin kelestarian lingkungan hidup
  7. Peningkatan kesehatan ibu
  8. Membangun kemitraan global

HDI (Human Development Index)

  1. Income per capita
  2. Pendidikan dasar
  3. Layanan kesehatan masyarakat
  4. Demokratisasi

LEARNING PARADIGMA

  1. Learning to know
  2. To do
  3. To be
  4. To live together
  • Pembelajaran menyenangkan
  • Tuntas/joyful learning
  • Menyatukan berbagai sumber/mastery learning
  • Berkekuatan/empowering
  • Perkembangan berkelanjutan / continues improvement

sumber: waspodo dosen UNESA

2 thoughts on “Pendidikan Perspektif Global

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s